Salah satu program rutin dari
kelompok kategorial KKMK (Komunitas Karyawan Muda Katolik) Santa Helena adalah
Kamaro, akronim dari Kaum Muda Motivational Recollection. Penyelenggaran Kamaro
tahun 2017 merupakan yang ke empat dengan tema ‘Stop Fighting This Battle Alone’.
Bertempat di D’Tanasha 21 Villa and Camp Bogor, peserta Kamaro diajak
berpetualang di perbukitan yang berhawa sejuk, mengalami kesegaran udara dan pengalaman
tidur di tenda yang nyaman, gimana enggak nyaman lengkap dengan kasur dan
selimut tebal J.
Dengan kegiatan yang cukup padat dan seru waktu 2 hai satu malam tidak terasa. Berangkat
pada pagi hari Sabtu tanggal 19 Agustus 2017 dan tiba kembali di gereja Santa
Helena pada hari Minggu sore, 20 Agustus 2017 telah meninggalkan semangat baru
bagi para peserta. Dengan jumlah peserta dan panitia sebanyak kurang lebih 50,
peserta Kamaro diajak untuk mengikuti berbagai
kegiatan yang seru dengan tawa canda apalagi dipandu dengan MC yang kocak
habis, duet antara Nenci Marselina dengan Tarsisius Daniel Riki Dora, dengan 2
peraturan yang tidak bisa membuat peserta berkutik yaitu : MC selalu benar dan jika MC salah, maka lihat peraturan sebelumnya.
Banyak sekali kegiatan yang telah dipersiapkan panitia dengan sangat baik yaitu
acara sharing, api unggun, jalan salib, outbond,
games, dan lain lain. Yang menjadi inti refleksi dan motivasi dari Kamaro 2017
adalah materi yang diberikan oleh pembicara utama yaitu Romo Rafael Adi
Pramono, OSC dan Bapak Kanisius Komsiah Dadi, M.Pd. Dengan pengalaman yang
cukup banyak, dan terakhir sebagai Koordinator Katekis Paroki Santa Helena,
Bapak Kanisius Komsiah Dadi, M.Pd., mengajak peserta Kamaro untuk merefleksikan
diri apa yang sebenarnya Tuhan inginkan dari kita, apa tujuan hidup kita. Salah
satu pertanyaan yang menggelitik untuk direnungkan adalah mengapa kerja sudah
lama kok tetap begini-begini saja, atau tidak kerasan di tempat kerja apa yang
harus diperbuat, dan lain-lain. Dengan tema Stop Fighting This Battle Alone
yang merupakan representasi dari I
Petrus 5 : 7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada Nya, sebab Ia yang
memelihara kamu, hal yang terpenting adalah meningkatkan doa dan iman
kita, dengan rajin membaca kitab suci, mengikuti Misa Ekaristi sebagai puncak
iman dan syukur serta mengikuti kehendak Tuhan. Banyak cara yang dapat
dilakukan, seperti meditasi doa, aktif dalam kegiatan gereja dan lain-lain.
![]() |
| Bapak Kanisius Komsiah dadi, M.Pd. keynote speaker Kamaro 2017 |
Di
akhir acara, Bapak Kanisius Komsiah Dadi, M.Pd. menantang para peserta Kamaro
untuk membenahi hidup dengan cara sederhana dengan tabel melihat sisi kelemahan
diri, sisi kekuatan diri, kesempatan, tantangan dari setiap peserta. Setelah
itu peserta di tantang mau menjadi bagaimana seperti apa pada kurun waktu 6
bulan mendatang, 1 tahun mendatang, 3 tahun mendatang, 5 tahun mendatang, 10 tahun
mendatang. Berani bermimpi dengan tetap berjalan bersama Tuhan. Semoga kegiatan Kamaro dapat terus berjalan di
tahun-tahun yang akan datang. Berikut beberapa gambaran kegiatan dalam foto dan video:
![]() |
| Ketua Kamaro 2017 |
Renungan Api Unggun













Tidak ada komentar:
Posting Komentar